07 November, 2009

Bagaimana Thunderstorms Terjadi?

Bagaimana Thunderstorms Terjadi?
Pada suatu waktu, semua di seluruh dunia, ada badai petir 2.000 terjadi, memproduksi lebih dari 100 sambaran petir kedua. Itu lebih dari 8 juta kilatan petir setiap hari melepaskan kekuatan dari 2 juta ton TNT. Tapi bagaimana awan datang oleh semua energi ini, dan tidak bisa kita meletakkannya untuk digunakan baik?
Lightning Storm
Gambar 1: Pada setiap saat terdapat lebih dari 2.000 badai petir terjadi di seluruh dunia, masing-masing memproduksi lebih dari 100 sambaran petir kedua. Thats lebih dari 8 juta kilatan petir setiap hari.
Para ilmuwan mulai curiga bahwa petir harus menjadi bentuk listrik pada awal tahun 1700-an karena terlihat mirip dengan bunga api Anda bisa menghasilkan dengan menggosokkan bahan tertentu bersama-sama. Ilmuwan Skotlandia Robert Symmer telah ini ke seni yang baik dan memperoleh gelar yang meragukan "filsuf yang bertelanjang kaki" karena dia selalu melepas kaus kaki dan menggosok sutra mereka pada hal-hal untuk menghasilkan bunga api.
Tapi itu yang berani eksperimen oleh Benjamin Franklin dalam tahun 1752, dan satu yang beruntung untuk bertahan hidup, yang terbukti sekali dan untuk semua. Franklin menerbangkan layang-layang ke awan petir dan dihadiahi dengan bunga api arus mengalir dari bagian bawah tali layang-layang.
Bagaimana kilat dihasilkan?
Franklin's percobaan berhasil karena petir adalah multi-juta volt Sidat listrik antara satu awan dan lainnya, atau antara awan dan bumi. Itu dihasilkan ketika gesekan antara air kecil dan partikel es di awan, yang disebut "hydrometeors", menghasilkan listrik statis. Untuk alasan bahwa para ilmuwan tidak sepenuhnya memahami, partikel yang lebih kecil mengambil muatan positif, dan partikel yang lebih besar mengambil muatan negatif.
Saat berdesak-desakan tentang hydrometeors ini, mendorong Gerakan udara vertikal ini lebih kecil-partikel bermuatan positif ke bagian atas awan, meninggalkan muatan negatif terkonsentrasi pada bagian bawah. Ada kemungkinan bahwa angin matahari, satu juta mil per jam pusaran kosmik mengalir keluar dari radiasi matahari, dapat membantu dalam proses penyortiran ini.
Lama akumulasi awan besar beda potensial diukur dalam jutaan volt. Potensial listrik ini menciptakan medan listrik yang kuat, agak seperti garis-garis kontur pada peta, yang membentang dari dasar awan ke tanah (bumi). Akibatnya tanah menjadi bermuatan positif karena elektron ditolak pergi oleh muatan negatif di awan. Tinggi dan benda-benda tajam, seperti bangunan, pohon, kilat konduktor, dan bahkan bermain golf payung, cacad garis-garis kontur lapangan dan mendorong mereka berdekatan, berkonsentrasi medan listrik di sekitar bagian atas objek dan membuatnya menjadi target serangan. Hal ini terjadi ketika lapangan menjadi cukup kuat untuk mengatasi sifat menghina udara, dan kotoran awan ke bumi, menghasilkan petir.
Kilat Menekan Menara Eiffel
Gambar 2:

Setiap kilat adalah sekitar 3 mil panjang tetapi hanya sekitar satu sentimeter lebar. Maka akan dibuang sekitar 1-10 billion joule energi dan menghasilkan arus sekitar 30.000 - 50.000 ampli, yang memanaskan udara di sekitarnya lebih dari 20.000 derajat Celsius, tiga kali lebih panas daripada permukaan matahari (6.000 derajat Celsius).
Jadi berapa banyak energi yang berkeliaran di atas sana?
Setiap kilat adalah sekitar 3 mil panjang tetapi hanya sekitar satu sentimeter lebar. Maka akan dibuang sekitar 1-10 billion joule energi dan menghasilkan arus sekitar 30.000 - 50.000 ampli, yang memanaskan udara di sekitarnya lebih dari 20.000 derajat Celsius, tiga kali lebih panas daripada permukaan matahari (6.000 derajat Celsius). Bahkan satu petir membebaskan energi sebanyak meledakkan satu ton TNT. Dan meskipun mungkin terlihat seperti satu kilat, sebenarnya pemogokan terdiri dari antara tiga dan dua belas individu petir 'stroke', masing-masing berlangsung hanya beberapa ribu detik. Inilah yang membuat petir tampak berkedip.
Dan bagaimana dengan guntur?
Panas yang intens lucutan superheats kilat udara sekitarnya menyebabkan itu untuk memperluas eksplosif. Ini menciptakan kompresi atau 'kaget' gelombang - guntur - yang menyebar melalui udara di segala penjuru, perjalanan sekitar seperlima dari satu mil per detik.
Lampu kilat dan geledek diproduksi secara bersamaan - sebagai orang cukup beruntung pernah menjadi sangat dekat dengan petir dapat memberitahu Anda - tapi cahaya dari lampu kilat bergerak jauh lebih cepat (186.000 mil per detik) dibandingkan suara (0.2 mil per sekitar kedua). Oleh karena itu cahaya mencapai Anda pertama kali, kemudian beberapa saat kemudian (tergantung pada seberapa jauh badai adalah), gulungan guntur masuk
Jadi, dengan semua energi yang mengetuk di atas sana, tentu saja kita bisa mengumpulkan cukup kilat untuk kekuasaan sebuah kota?
Sayangnya tidak - matematika sederhana menunjukkan bahwa ini hanyalah tidak layak:
100 joule energi membuat sebuah bola lampu 100 watt menyala selama 1 detik. Jadi 1 miliar joule energi (jumlah dalam petir yang sederhana) akan menjaga satu sama bohlam menyala hanya dalam 120 hari.
Bisakah Anda kekuatan sebuah kota di listrik di sebuah Lightning Bolt ...?
Rumah tangga rata-rata menggunakan sekitar 500-1000 kilowatt jam (kWh) per bulan. 1 kilowatt jam adalah 1000 Joules per detik dikalikan dengan 3600 detik (jumlah detik dalam satu jam); yaitu 3,600000 Joules.
Jadi, rata-rata rumah tangga mengkonsumsi sekitar 500 x 3,600000 = 1,8 miliar joule energi per bulan. Jadi, jika Anda bisa mengumpulkan semua energi yang terdapat dalam satu petir itu akan berjalan hanya satu rumah selama satu bulan. Ini kedengarannya seperti kabar baik, tetapi tidak semua energi kilat tersedia sebagai listrik - bahkan mungkin kurang dari 1% dari energi (10 juta joule atau lebih) dapat dimanfaatkan sebagai listrik karena jumlah besar telah sia-sia pemanas atas udara.
Maka Anda harus mempertimbangkan 'frekuensi pemogokan' untuk setiap daerah tertentu, biaya yang terlibat dalam membangun menara tinggi untuk bekerja sebagai kolektor kilat, dan kemudian mengatasi masalah bagaimana membangun kapasitor yang cukup besar untuk menyimpan semua biaya yang Anda kumpulkan. Dan siapa yang ingin tinggal dekat sebuah kilat kolektor? Itu akan menjadi salah satu lingkungan bising!
Dan mengenai klaim bahwa petir tidak pernah menyerang dua kali, beberapa tahun lalu New York Empire State bangunan itu memukul 15 kali dalam beberapa menit, sehingga Anda bisa menarik kesimpulan sendiri mengenai keabsahan pernyataan itu.

05 November, 2009

Pelapisan Logam (Elektroplating)

elektroplating 

Dasar Teori Elektroplating

Elektroplating dibuat dengan jalan mengalirkan arus listrik melalui larutan antara logam atau material lain yang konduktif. Dua buah plat logam merupakan anoda dan katoda dihubungkan pada kutub positif dan negatif terminal sumber arus searah (DC). Logam yang terhubung dengan kutub positif disebut anoda dan yang terhubung dengan kutub negatif disebut katoda. Ketika sumber tegangan digunakan pada elektrolit, maka kutub positif mengeluarkan ion bergerak dalam larutan menuju katoda dan disebut sebagai kation. Kutub negatif juga mengeluarkan ion, bergerak menuju anoda
dan disebut sebagai anion. Larutannya disebut elektrolit.
Hubungan antara voltase dalam elektrolit dan kekuatan arus listrik yang mengalir ditunjukkan oleh hukum Ohm yaitu :
gb7611
Besarnya listrik yang mengalir yang dinyatakan dengan Coulomb adalah sama dengan arus listrik dikalikan dengan waktu. Dalam pemakaian secara umum atau dalam pemakaian elektroplating satuannya adalah ampere-jam (Ampere-hour) yang besarnya 3600 coulomb, yaitu sama dengan listrik yang mengalir ketika arus listrik sebesar 1 ampere mengalir selama 1 jam.
gb7621
Michael Faraday pada tahun 1833 menetapkan hubungan antara kelistrikan dan ilmu kimia pada semua reaksi elektrokimia. Dua hukum Faraday ini adalah :
1. Hukum I : Jumlah dari tiap elemen atau grup dari elemen-elemen yang dibebaskan pada kedua anoda dan katoda selama elektrolisa sebanding dengan jumlah listrik yang mengalir dalam larutan.
2. Hukum II : Jumlah dari arus listrik bebas sama dengan jumlah ion atau jumlah substansi ion yang dibebaskan dengan memberikan sejumlah arus listrik adalah sebanding dengan berat ekivalennya.
Hukum I membuktikan terdapat hubungan antara reaksi kimia dan jumlah total listrik yang melalui elektrolit. Menurut Faraday, arus 1 Ampere mengalir selama 96.496 detik ( 26,8 jam) membebaskan 1,008 gram hidrogen dan 35,437 gram khlor dari larutan asam khlorida encer. Seperti hasil yang ditunjukkan bahwa 96.496 coulomb arus listrik membebaskan satu satuan berat ekivalen ion positif dan negatif. Oleh sebab itu 96.496 coulomb atau kira-kira 96.500 coulomb yang disebut 1 Faraday sebanding dengan berat 1 elektrokimia. Untuk menentukan logam yang terdeposisi dengan arus dan waktu dapat ditentukan :
gb7631
Langkah selanjutnya adalah mengalikan bilangan Faraday dengan bilangan gram yang diendapkan oleh 1 Faraday (gram ekivalen), maka persamaannya menjadi:
gb7641
Untuk menentukan tebal pelapisan yang terjadi perlu diketahui berat jenis dari logam yang terlapis pada katoda. Hubungan berat jenis dengan harga-harga yang lainnya adalah sebagai berikut :
gb7651
Efisiensi plating pada umumnya dinyatakan sebagai efisiensi arus anoda maupun katoda. Efisiensi katoda yaitu arus yang digunakan untuk pengendapan logam pada katoda dibandingkan dengan total arus masuk. Arus yang tidak dipakai untuk pengendapan digunakan untuk penguraian air membentuk gas hidrogen, hilang menjadi panas atau pengendapan logam-logam lain sebagai impuritas yang tak diinginkan. Efisiensi anoda yaitu perbandingan antara jumlah logam yang terlarut dalam elektrolit dibanding dengan jumlah teoritis yang dapat larut menurut Hukum Faraday.Kondisi plating yang baik bila diperoleh efisiensi katoda sama dengan efisiensi anoda, sehingga konsentrasi larutan bila menggunakan anoda aktif akan selalu tetap.
gb7661
Efisiensi arus katoda sering dipakai sebagai pedoman menilai apakah semua arus yang masuk digunakan untuk mengendapkan ion logam pada katoda sehingga didapat efisisensi plating sebesar 100 % ataukah lebih kecil. Adanya kebocoran arus listrik, larutan yang tidak homogen dan elektrolisis air merupakan beberapa penyebab rendahnya efisiensi.
Elektrolisis air merupakan reaksi samping yang menghasilkan gas hidrogen pada katoda dan gas oksigen pada anoda.Reaksi elektrolisis air dapat dituliskan sebagai berikut :
gb7671
Secara praktis efisiensi plating dinyatakan sebagai perbandingan berat nyata terhadap berat teoritis endapan pada katoda.
Apabila logam dimasukkan pada larutan yang mengandung ionnya sendiri akan menimbulkan beda potensial antara logam tersebut dengan larutan. Beda potensial ini disebabkan karena atom dari logam untuk menjadikan satu atau lebih muatan negatif dan lepas ke dalam larutan dalam bentuk ion.
Pada saat yang bersamaan terjadi reaksi kebalikan dalam larutan. Dua reaksi yang berlawanan tersebut berlangsung pada kecepatan yang tidak sama, maka potensial ini akan diatur oleh permukaan logam dan elekrolit yang berhubungan dengan permukaan logam. Akhirnya kondisi setimbang tercapai dimana ionisasi dan pelepasan berlangsung tepat pada kecepatan yang sama. Kesetimbangan ini disebut dengan potensial kesetimbangan atau potensial bolak-balik pada partikel logam pada laruan yang dipergunakan.
gb7681
Potensial elektroda standar berdasarkan skala hidrogen, dimana semua logam-logam sebelum hidrogen pada skala hidrogen mampu menggantikan hidrogen dari larutan yang mengandung ion hidrogen, dan logam-logam setelah hidrogen pada skala hidrogen biasanya tidak dapat menggantikan hidrogen secara langsung. Berikut ini adalah skala hidrogen :
gb7691
Logam seng, timah hitam dan timah putih dinamakan logam dasar karena mudah larut di dalam asam dan ditunjukkan oleh tanda potensial negatif, sedangkan kebalikan dari ketiga logam diatas adalah logam mulia seperi tembaga, perak dan emas ditunjukkan oleh tanda potensial positif.
PELAPISAN TEMBAGA
Dalam pelapisan tembaga digunakan bermacam-macan larutan elektrolit, yaitu :
1.      Larutan asam
2.     Larutan sianida
3.     Larutan fluoborat
4.     Larutan pyrophosphat
Diantara empat macam larutan di atas yang paling banyak digunakan adalah larutan asam dan larutan sianida
PELAPISAN TIMAH PUTIH
Pelapisan timah putih pada besi dengan cara listrik (elektroplating) sudah sangat lama dilakukan untuk kaleng-kaleng makanan, minuman dan sebagainya. Pelapisan secara listrik pada umumnya sudah menggantikan pelapisan secara celup panas, karena pelapisan secara celup panas menghasilkan lapisan yang tebal dan kurang merata (kurang halus) sedangkan pelapisan secara listrik dapat menghasilkan lapisan yang tipis dan lebih merata/halus. Dengan keuntungan tersebut pada saat ini lebih banyak industri yang melakukan pelapisan timah putih secara listrik dari pada secara celup panas (Hot Dip Galvanizing)..
PELAPISAN SENG
Seng sudah lama dikenal sebagai pelapis besi yang tahan korosi, murah harganya, dan mempunyai tampak permukaan yang cukup baik. Pelapisan senga pada besi dilaksanakan dengan beberapa cara seperti galvanizing, sherardizing, atau metal spraying. Namun pelapisan secara listrik (elektroplating) lebih disukai karena mempunyai beberapa keuntungan bila dibandingkan dengan cara-cara pelapisan yang lain, diantaranya :
a.      Lapisan lebih merata
b.     Daya rekat lapisan lebih baik
c.      Tampak permukaan lebih baik
Karena beberapa keuntungan itulah maka lebih banyak dilaksanakan pelapisan secara listrik daripada cara-cara lainnya. Pelapisan seng secara listrik kadang juga disebut elektro-galvanizing. Larutan elektrolit yang sering digunakan ada dua macam yaitu larutan asam dan larutan sianida. Bila kedua larutan tersebut dibandingkan maka permukaan lapisan hasil dari penggunaan larutan sianida adalah lebih baik jika dibandingkan dengan larutan asam. Namun larutan asam digunakan bila dikehendaki kecepatan pelapisan yang tinggi dan biaya yang lebih murah.
Larutan lain yang sering digunakan pada pelapisan adalah larutan alkali zincat dan larutan pyrophosphat.
PELAPISAN NIKEL
Pada saat ini, pelapisan nikel pada besi banyak sekali dilaksanakan baik untuk tujuan pencegahan karat ataupun untuk menambah keindahan. Dengan hasil lapisannya yang mengkilap maka dari segi ini nikel adalah yang paling banyak diinginkan untuk melapis permukaan. Dalam pelapisan nikel selain dikenal lapisan mengkilap, terdapat juga jenis pelapisan yang buram hasilnya. Akan tetapi tampak permukaan yang buram inipun dapat juga digosok hingga halus dan mengkilap. Jenis lain dari pelapisan nikel adalah pelapisan yang berwarna hitam. Warna hitam inipun tampak menarik dan digunakan biasanya untuk melapis laras senapan dan lainnya.
PELAPISAN KHROM
Selain nikel, maka pelapisan khrom banyak dilaksanakan untuk mendapatkan permukaan yang menarik.  Karena sifat khas khrom yang sangat tahan karat maka pelapisan khrom mempunyai kelebihaan tersendiri bila dibandingkan dengan pelapisan lainnya. Selain sifat dekoratif dan atraktif dari pelapisan khrom, keuntungan lain dari pelapisan khrom adalah dapat dicapainya hasil pelapisan yang keras. Sumber logam khrom didapat dari asam khrom, tapi dalam perdagangan yang tersedia adalah khrom oksida (Cr O3) sehingga terdapatnya asam khrom adalah pada waktu khrom oksida bercampur dengan air

Pengerjaan Lapis Listrik

Pemilihan Jenis Pelapis
Di dalam proses lapis listrik, logam-logam yang umumnya digunakan untuk pelapis antara lain adalah : kadmium, khrom,tembaga, emas, perak, timbal, nikel dan seng, sedangkan logam paduan yang digunakan antara lain adalah kuningan dan perunggu.
gb7541
Lapis Logam Mulia
Logam-logam pelapis yang termasuk dalam golongan ini adalah logam yang betul-betul melindungi. Logam ini lebih bersifat katodik daripada logam yang dilindungi. Sebagian besar dari logam pelindung termasuk ke dalam golongan ini.
gb7551
Lapis Logam Korban
Logam-logam pelapis yang termasuk dalam golongan ini adalah logam-logam yang lebih anodik dari logam yang dilindungi, sehingga logam pelindung ini akan rusak lebih dahulu, contoh:seng.
gb7561
Untuk mendapatkan perlindungan yang baik, pemilihan jenis pelapis perlu dilakukan secara hati-hati. Hal-hal penting yang perlu di jadikan dasar pertimbangam adalah :
Tujuan Melapisi
Tujuan melapisi dapat dibagi menjadi 3 kelompok.Kelompok 1.: Hanya untuk menambah daya tahan terhadap korosi.Contoh : lapis seng pada kawat baja untuk jalur komunikasi.
gb7581
Kelompok 2.: Untuk mendapatkan permukaan yang tahan korosi dan sifat tertentu yang tidak dimiliki oleh logam yang akan dilapisi.Contoh : lapis nikel & khrom pada relay tilpun, dimana selainuntuk melindungi logam dasarnya dari korosi juga diharapkan akan memperbaiki sifat tahan aus.(wear resistance).
gb591
Kelompok 3.: Hanya untuk mendapatkan sifat tertentu.
Contoh : lapis khrom pada silinder dan bagian lain dari mesin pembakaran, dimaksudkan untuk 91 memperbaiki sifat tahan aus dan lubrikasi dari permukaannya.
gb760
Fungsi dari benda yang dilapisi
Sebelum menentukan jenis pelapis yang akan digunakan,terlebih dahulu perlu diketahui fungsi dari benda yang akan dilapisi tersebut. Ada beberapa faktor yang perlu mendapat perhatian, antara lain :
a.Faktor Lingkungan Logam pelapis harus disesuaikan dengan lingkungan dimana benda yang akan dilapisi tersebut berada
b.Umur pelayanan (service life).Pemilihan logam pelapis juga harus disesuaikan dengan umur pelayanan dari benda yang akan dilapisi.
c.Logam dasar yang akan dilapisi.Suasana pelapisan (kondisi elektrolit) harus sesuai dengan benda yang akan dilapisi.Bentuk dan ukuran dari benda yang akan dilapisi. Disain bak,rak dan anoda yang digunakan untuk pelapisan harus sesuai dengan bentuk ukuran dari benda yang akan dilapisi.

Proses Elektroplating Tembaga-Nikel-Khrom

Proses pelapisan tembaga-nikel-khrom terhadap logam ferro atau kuningan sebagai logam yang dilapis adalah satu cara untuk melindungi logam terhadap serangan korosi dan untuk mendapatkan sifat dekoratif. Cara pelapisan tembaga-nikel-khrom dengan metode elektroplating adalah sebagai berikut:Pelapisan menggunakan arus searah. Cara kerjanya mirip dengan elektrolisa, dimana logam pelapis bertindak sebagai anoda,sedangkan logam dasarnya sebagai katoda. Cara terakhir ini yang disertai dengan perlakuan awal terhadap benda kerja yang baik mempunyai berbagai keuntungan dibandingkan dengan cara-cara yang lain. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
a. Lapisan relatif tipis.
b. Ketebalan dapat dikontrol.
c. Permukaan lapisan lebih halus.
d. Hemat dilihat dari pemakaian logam khrom.
Pengerjaan elektroplating tembaga-nikel-khrom pada dasarnya terbagi atas tiga proses yaitu perlakuan awal, proses pelapisan dan proses pengolahan akhir hasil elektroplating.Proses elektroplating ini terdapat tiga jenis proses pelapisan yaitu yang pertama adalah pelapisan logam dengan Tembaga, lalu dilanjutkan dengan pelapisan Nikel dan yang terakhir benda dilapis dengan Khrom.
Pelapisan Tembaga
Tembaga atau Cuprum (Cu) merupakan logam yang banyak sekali digunakan, karena mempunyai sifat hantaran arus dan panas yang baik. Tembaga digunakan untuk pelapisan dasar karena dapat menutup permukaan bahan yang dilapis dengan baik. Pelapisan dasar tembaga dipelukan untuk pelapisan lanjut dengan nikel yang kemudian yang kemudian dilakukan pelapisan akhir khrom.
gb7701
Aplikasi yang paling penting dari pelapisan tembaga adalah sebagai suatu lapisan dasar pada pelapisan baja sebelum dilapisi tembaga dari larutan asam yang biasanya diikuti pelapisan nikel dan khrom. Tembaga digunakan sebagai suatu lapisan awal untuk mendapatkan pelekatan yang bagus dan melindungi baja dari serangan keasaman larutan tembaga sulfat. Alasan pemilihan plating tembaga untuk aplikasi ini karena sifat penutupan lapisan yang bagus dan daya tembus yang tinggi.
Sifat-sifat Fisika Tembaga
1.Logam berwarna kemerah-merahan dan berkilauan
2.Dapat ditempa, dibengkokan dan merupakan penghantar panas dan listrik
3.Titik leleh : 1.0830C, titik didih : 2.3010C
4.Berat jenis tembaga sekitar 8,92 gr/cm3
Sifat-sifat Kimia Tembaga
1.Dalam udara kering sukar teroksidasi, akan tetapi jika dipanaskan akan membentuk oksida tembaga (CuO)
2.Dalam udara lembab akan diubah menjadi senyawa karbonat atau karat basa, menurut reaksi : 2Cu + O2 + CO2 + H2O → (CuOH)2 CO3
3.Tidak dapat bereaksi dengan larutan HCl encer maupun H2SO4encer
4.Dapat bereaksi dengan H2SO4 pekat maupun HNO3 encer dan pekat
Cu + H2SO4 → CuSO4 +2H2O + SO2 Cu + 4HNO3 pekat → Cu(NO3)2 + 2H2O + 2NO2 3Cu + 8HNO3 encer → 3Cu(NO3)2 + 4H2O + 2NO
5.Pada umumnya lapisan Tembaga adalah lapisan dasar yang harus dilapisi lagi dengan Nikel atau Khrom. Pada prinsipnya ini merupakan proses pengendapan logam secara elektrokimia,digunakan listrik arus searah (DC). Jenis elektrolit yang digunakan adalah tipe alkali dan tipe asam. Untuk tipe alkali komposisi larutan dan kondisi operasi dapat dilihat pada tabel 2.3.
gb7712
gb7722
Larutan Strike menghasilkan lapisan yang sangat tipis. Larutan strike dapat pula dipakai sebagai pembersih dengan pencelupan pada larutan sianida yang ditandai dengan keluarnya gas yang banyak pada benda kerja sehingga kotoran-kotoran yang menempel akan mengelupas. Larutan ini terutama digunakan pada komponen-komponen dari baja sebagai lapisan dasar, untuk selanjutnya dilakukan pelapisan tembaga dengan logam lain.
gb7731
Formula kecepatan tinggi atau efisiensi tinggi digunakan untuk plating tembaga tebal, smentara proses Rochelle digunakan untuk menghasilkan pelapisan yang bersifat antara strike dan kecepatan tinggi. Garam-garam Rochelle tidak terdekomposisi dan hanya berkurang melalui drag-out yaitu terikutnya larutan pada benda kerja pada saat pengambilan dari tanki tinggi disbanding larutan strike sebab kerapatan arus katoda dan efisiensi penting dalam kecepatan plating. Larutan Rochelle dan kecepatan tinggi dapat dioperasikan pada temperatur relatif tinggi.Komposisi larutan dan kondisi operasi untuk pelapisan tembaga asam dapat dilihat pada tabel 2.4.
Proses “Pengolahan Awal” adalah proses persiapan permukaan dari benda kerja yang akan mengalami proses pelapisan logam.Pada umumnya proses pelapisan logam itu mempunyai dua tujuan pokok adalah sifat dekorasi, sifat ini untuk mendapatkan tampak rupa yang lebih baik dari benda asalnya, dan aplikasi teknologi, sifat ini misalnya untuk mendapatkan ketahanan korosinya, mampu solder, kekerasan, sifat listrik dan lain sebagainya.Keberhasilan proses pengolahan awal ini sangat menentukan kualitas hasil pelapisan logam, baik dengan cara listrik, kimia maupu dengan cara mekanis lainnya.
Proses pengolahan awal yang akan mengalami proses pelapisan logam pada umumnya meliputi proses-proses pembersihan dari segala macam pengotor (cleaning proses) dan juga termasuk proses-proses pada olah permukaan seperti poleshing, buffing,dan proses persiapan permukaan yang lainnya.Untuk mendapatkan daya lekat pelapisan logam (adhesi) dan fisik permukaan benda kerja yang baik dari suatu lapisan logam, maka perlu diperhatikan cara olah permukaan dan proses pembersihan permukaan. Ketidaksempurnaan kedua hal tersebut di atas dapat menyebabkan adanya garisan-garisan pada benda kerja dan pengelupasan hasil pelapisan logam.
gb7741

Pelapisan Logam di Industri

Setiap tahun, korosi yang terjadi diberbagai lingkungan menyebabkan kerusakan yang memakan biaya cukup besar. Untuk menanggulangi bahaya korosi, yang berarti juga memperkecil kerugian, perlu dicari cara-cara untuk melindungi logam yang mudah terkorosi.Salah satu cara perlindungan yang patut diketengahkan adalah memberikan suatu lapisan logam tertentu sebagai lapis pelindung.Ada bermacam-macam cara untuk memberikan logam pelapis pada logam yang akan dilindungi. Salah satu diantaranya adalah proses lapis listrik (electroplating).
gb7511
Lapis listrik menawarkan jasanya untuk memberikan suatu perlindungan dengan menggunakan logam-logam tertentu sebagai lapis pelindung, misalnya : nikel, khrom, seng, timah dan lain-lain.Banyak orang yang tidak terjun langsung dalam industri lapis listrik mengira bahwa lapis listrik hanya untuk menbuat benda-benda tampak lebih menarik. Pada kenyataannya peranan lapis listrik jauh lebih luas lagi. Peranan utamanya adalah melindungi logam yang dilapisi dari bahaya korosi. Disamping itu peranan penting lainnya ialah dapat menambah daya tahan terhadap gesekan, memperbaiki sifat konduktivitas, memudahkan penyolderan, menambah kekerasan dan lain-lain. Sehingga memungkinkan para perancang dan ahli teknik untuk mendapatkan kombinasi sifat-sifat dari permukaan benda yang dilapisi dan logam pelapisnya.
Konsep Dasar
Lapis listrik adalah suatu proses pengendapan/deposisi suatu logam pelindung yang dikehendaki diatas logam lain dengan cara elektrolisa. Biasanya elektrolisa dilakukan dalam suatu bejana yang disebut sel elektrolisa yang berisi cairan elektrolit/rendaman (bath). Pada rendaman ini tercelup paling tidak dua elektroda.Masing-masing elektroda dihubungkan dengan arus listrik, terbagi menjadi kutub positif (+) dan negatif (-) dikenal sebagai anoda (+) dan katoda (-).
gb7521
Selama proses lapis listrik berlangsung terjadi reaksi kimia pada daerah elektroda/elektrolit; baik reaksi reduksi maupun oksidasi.Karena pada proses lapis listrik reaksi diharapkan berjalan terus menerus menuju arah tertentu secara tetap, maka hal yang paling penting dalam proses ini adalah mengoperasikan proses ini dengan menggunakan arus searah.Dari uraian terdahulu dapat dikatakan bahwa ada 4 bagian yang utama (penting) dari suatu sistem lapis listrik. Keempat bagian yang harus ada didalam suatu unit lapis listrik adalah :
a.Larutan elektrolit (rendaman)
b.Anoda
c.Katoda (benda kerja)
d.Sirkuit luar
Rendaman/Larutan Elektrolit
Setiap larutan elektrolit yang dijadakan rendaman tempat proses lapis listrik berlangsung harus mengandung bahan-bahan terlarut yang sekurang-kurangnya memiliki satu dari fungsi berikut ini :
a. Menyediakan sumber logam yang akan diendapkan
b. Membentuk kompleks dengan ion logam yang akan diendapkan
c. Konduktif
d. Dapat menstabilkan larutan dari hidrolisa
e. Bertindak sebagai buffer
f. Memodifikasi atau mengatur bentuk fisik dari endapan
g. Membantu pelarutan anoda.Adapun rendaman yang digunakan dalam proses lapis listrik dapat bersifat asam maupun basa.
Rendaman Asam Dengan Garam Sederhana
Biasanya rendaman selalu rengandung garam dari logam yang akan diendapkan/dilapiskan. Sebaiknya dipilih garamgaram yang mudah larut namun anion dari garam tersebut tidak mudah tereduksi. Walaupun anion tidak ikut secara langsung dalam proses terjadinya pelapisan, tetapi jika menempel pada permukaan katoda akan merupakan gangguan bagi struktur endapan.Aktivitas dari ion logam ditentukan oleh konsentrasi dari garam logamnya, derajat disosiasi dan konsentrasi komponen lain yang ada di dalam rendaman. Jika konsentrasi logamnya tidak mencukupi untuk diendapkan, akan terbentuk endapan yang terbakar pada rapat arus yang relative rendah.
gb7531
Adanya ion khlorida di dalam rendaman yang bersifat asam mempunyai dua (2) fungsi utama, pertama akan memudahkan terkorosinya anoda atau mencegah pasivasi anoda dan yang kedua akan menaikkan koefisien difusi dari ion logamnya berarti menaikkan batas rapat arus (limiting current density).
Rendaman yang Mengandung Garam Kompleks
Garam kompleks yang sering digunakan dalam proses lapis listrik adalah Sianida. Karena siano kompleks terdekomposisi oleh asam, maka rendaman harus bersifat alkali (basa).Adanya natrium atau kalium hidroksida akan memperbaiki konduktivitas dan mencegah liberasi dari asam hidrosianat oleh CO2 yang masuk ke dalam rendaman dari udara.
Buffer (penyangga) dan komponen lainnya
Disamping garam logamnya sebagai komponen utama,rendaman juga mengandung komponen lain, misalnya komponen yang berfungsi sebagai penyangga (mengatur pH);misal untuk rendaman nikel digunakan asam borat sebagai buffer.85 Sedangkan penambahan asam sulfat pada rendaman tertentu akan menaikkan konduktivitas dan mencegah hidrolisa.
Bahan Imbuh (Addition Agent)
Untuk mendapatkan hasil pelapisan yang baik (mengkilap,rata) diperlukan adanya komponen-komponen lain yang ditambahkan kedalam rendaman. Diantaranya adalah “Wetting agent”,levellers dan bahan pengkilap (brightener).
Anoda
Anoda yang digunakan dalam proses lapis listrik harus dapat mengalirkan arus listrik dari luar kedalam larutan/rendaman dan juga harus berfungsi sebagai pengisi kekurangan logam didalam larutan karena mengendap pada permukaan katoda.Anoda dapat berbentuk lempengan logam yang masif atau dapat juga berbentuk bola atau potongan-potongan kecil.
Ada dua jenis anoda, yaitu anoda yang terbuat dari logam yang akan diendapkan,dikenal dengan nama anoda terlarut dan satu lagi adalah anoda yang terbuat dari logam lain yang tidak larut dalam rendaman, dikenal dengan nama anoda inert.Ada keuntungan dan kerugiannya masing-masing bila menggunakan jenis anoda tersebut.
Keuntungan bila kita menggunakan anoda terlarut antara lain adalah larutan/rendaman dapat dikatakan memiliki kandungan 87 logam yang konstan, penambahan garam logamnya tidak perlu dilakukan. Sedangkan ke rugiannya menggunakan anoda terlarut adalah seringkali ada pengotor yang ikut terlarut dan kadangkadang juga ada bahan-bahan yang tidak larut yang akan mengotori rendaman, disamping itu perlu dilakukan kontrol apakah anoda tetap aktif dan tidak membentuk film tipis yang akan menyebabkan anoda menjadi pasif.
Keuntungan menggunakan anoda inert adalah tidak perlu mengganti anoda (karena tidak akan habis) jadi sekali dipasang dapat digunakan selamanya; namun demikian ada juga kerugiannya yaitu, logam didalam rendaman lama kelamaan akan habis mengendap dibawa, sehingga analisa larutan dan penambahan bahan kimia kedalam larutan harus kerapkali dilakukan.
Katoda
Katoda atau benda kerja dapat memiliki bermacam bentuk dan dapat terbuat dari beraneka logam yang penting katoda harus bersifat konduktor sehingga proses lapis listrik dapat berlangsung dan logam
dapat menempel pada katoda (benda kerja).Bila benda kerja tidak bersifat konduktor, dapat dilakukan pengerjaan awal yang membuat benda kerja siap menjadi katoda dalam proses lapis listrik.
Sirkuit Luar
Sirkuit (rangkaian) listrik di luar sistem lapis listrik biasanya terdiri dari sumber arus dan peralatan lain yang dapat menyearahkan arus bila sumber arus memberikan arus bolak-balik.

Pedas Cabai Untuk Membunuh Jamur

Rasa pedas pada cabai ternyata tidak dikhususkan buat manusia saja untuk melengkapi berbagai jenis masakannya. Peneliti di Amerika Serikat telah menemukan bahwa tanaman-tanaman cabai liar menghasilkan zat-zat kimia yang menimbulkan rasa pedas pada buahnya untuk digunakan merintangi jamur yang menyerang.
Cabai pedas mengandung komponen aktif capsaicinoid: senyawa antimikroba yang menimbulkan sensasi pedas karakteristik pada cabai. Senyawa ini merupakan salah satu contoh dari berbagai jenis zat kimia yang pedas, pahit atau bahkan toksik yang ditemukan pada berbagai jenis buah – kemungkinan dihasilkan oleh tanaman untuk menghalangi predator-predator yang tidak diinginkan seperti mikroba. Manfaat yang didapatkan ini melebihi efek zat-zat kimia tersebut terhadap hewan-hewan yang memakan buah tanaman untuk menyebarkan biji-bijinya, menurut hipotesis.
Tetapi seperti yang dijelaskan Joshua Tewksbury, dari Universitas Washington, Seattle, gagasan ini belum didukung oleh bukti bahwa kosumen dari jenis mikroba mempengaruhi sifat kimia buah pada tanaman-tanaman liar. Tewksbury dan rekan-rekannya, bersama dengan kolega di Florida dan Bolivia, menyelidiki tanaman-tanaman cabai liar, Capsicum chacoense, di sebuah daerah berjarak 200 mil dari Bolivia. Tanaman-tanaman ini rentan terhadap serangan jamur, yang ditransmisikan oleh hama yang melubangi buah cabai untuk mencari makan, sehingga menyisakan bekas yang berubah menjadi hitam ketika jamur menyerang.

Mereka menemukan bahwa tanaman cabai liar yang tumbuh di daerah dengan kelimpahan hama pencari makan tertinggi – sehingga kerentanan terhadap serangan jamur juga paling tinggi – cenderung hampir hanya terdiri dari varietas cabai pedas. Dan cabai-cabai yang memiliki jumlah bekas gigitan serangga sebanding mengalami lebih sedikit serangan jamur jika cabai-cabai tersebut pedas, dibanding jika tidak pedas. Sebuah eksperimen akhir yang mereka lakukan dengan menggunakan buah buatan yang kedalamnya dimasukkan capsaicinoid, menunjukkan bahwa zat-zat pedas kemungkinan bertanggungjawab secara langsung untuk penghambatan pertumbuhan jamur.
Paul Bosland, direktur Chile Pepper Institute di New Mexico State University, menyambut baik penelitian ini. "Kita sudah tahu bahwa cabai bersifat antibakteri dan anti-jamur, yang bisa menjadi salah satu alasan mengapa manusia mengkonsumsinya. Tewksbury dan rekan-rekannya telah melakukan penelitian yang sangat menarik dengan menunjukkan bahwa di alam, panas (capsaicinoid) cabai melindungi buahnya dari invasi jamur. Sehingga bukan hanya manusia yang mengambil manfaat dari capsaicinoid, tetapi juga memberi manfaat bagi tanaman cabai itu sendiri," kata dia.
Seperti jamur, kebanyakan mamalia dapat diusir dengan cabai, selama mereka tidak menikmati rasa pedas tersebut. Akan tetapi, burung-burung yang menyebarkan biji-biji cabai tidak memiliki reseptor untuk capsaicinoid. Penelitian Tewksbury sebelumnya terhadap tanaman cabai di Arizona, menunjukkan bahwa zat-zat kimia digunakan sebagai penarik burung dan pengusir predator dari jenis mamalia. Dia menganggap bahwa hasil penelitian dari Bolivia ini, yang kemungkinan merupakan daerah asal dari tanaman-tanaman ini, memiliki peranan yang lebih penting bagi evolusi tanaman ini. "Ada kemungkinan bahwa manfaat yang diperoleh dari berkurangnya serangan jamur lebih tinggi dibanding manfaat yang diperoleh dengan berkurangnya konsumsi oleh mamalia (untuk perkembangbiakan tanaman), karena patogen buah dari jenis jamur terdapat dimana-mana dan fakta bahwa jamur-jamur mencari target jauh lebih lama dibanding mamalia," http://www.rsc.org/chemistryworld/

Perangkat Lunak Gratis WEBLIS

Perangkat Lunak Gratis WEBLIS

WEBLIS adalah software untuk perpustakaan berbasis web yang merupakan pengembangan dari program CDS/ISIS yang lebih terintegrasi secara “full internet base”.
Dengan release terakhir, Sistem ini telah dikembangkan oleh ICIE (Institute for Computer and Information Engineering), Polandia, yang merupakan hasil dari pengalamannya membangun system perpustakaan organisasi internasional seperti FAQ, IFAD dan GTZ. WEBLIS berjalan menggunakan fasilitas www-isis engine, yang juga dikembangkan oleh ICIE.
Keberhasilan tersebut merupakan juga upaya dari Sektor informasi dan komunikasi UNESCO untuk mendorong FOSS (Free and Open Source Software). Saat ini WEBLIS telah disediakan secara gratis, dan oleh UNESCO telah disebarkan sebagai Open Source Software. Versi yang tersedia adalah berbahasa Inggris, yang dilengkapi dengan manualnya dengan modul-modulnya sebagai berikut:
1. Sistem Katalog

  • Modul ini menyediakan fasilitas catalog dari:
  • monografi buku dan tingkat seri monografi (M dan MS)
  • tulisan dari buku (AM, AMS)
  • tulisan dari jurnal (AS)
  • jurnal (S) berbagai macam jenis dokumen seperti: slide, foto, audio, video, dsb.).
Modul catalog ini didukung oleh fasilitas entri data ISIS, sehingga memungkinkan kita dapat melakukan validasi sangat mudah dengan table, thesaurus terhubung secara online, dlsb.
2. OPAC (On-line public access catalogue)
Modul ini menyediakan:

  • Penelusuran dasar dan advance
  • Modul histori penelusuran
  • Fungsi penyimpanan hasil penelusuran, dan
  • Fasilitas bahasa penelusuran ISIS
  • Serta Penelusuran dengan thesaurus

3. LOAN

Modul ini secara penuh mengontrol prosedur peminjaman seperti:

  • pengadaan / penyimpanan buku
  • Peminjaman / perpanjangan
  • Klim automatis
  • Daftar-daftar kegiatan penting
Fasilitas lain dari modul ini adalah:

  • Terintegrasi penuh dengan catalog
  • Petugas dapat mendapatkan berbagai temuan dari berbagai jenis bahan perpustakaan dan kelompok pengguna.
  • Temuan ini dikontrol ketika peminjaman/perpanjangan/penyimpanan dilakukan, dsb.
  • Untuk meyakinkan dan memproteksi pelindung record, beberapa system keamanan diperlukan:
  • membatasi akses ke database oleh petugas yang diberi hak.
  • sekali buku telah dikembalikan, tidak ada catatan hubungan lagi dengan peminjam. Namun record masih disimpan untuk keperluan statistic.
  • Barcode / kartu magnit untuk melindungi buku dapat diterapkan, tapi tidak harus.
  • Fungsi penelusuran bebas (advance) dapat digunakan untuk mencari antara peminjam dan buku yang dipinjam.
  • Berbagai macam statistic dapat dibuat untuk menganalisa aktivitas perpustakaan

4. ISIS-Statistik

Modul ini bekerja secara lokal di lingkungan windows. Tujuan utama dari program ini untuk membuat statistic data keseluruhan dari database CDS/ISIS. Sistem bekerja langsung pada database CDS/ISIS.
 
WEBLIS adalah software gratis yang telah diimplementasikan pada WWW-ISIS. Program ini memiliki banyak fungsi dan mudah digunakan hanya dengan “coded” HTML, Bahasa format pencetakan, file definisi dan file-file HTP.
WEBLIS dapat diperoleh secara bebas melalui pilihan berikut:
http://www.unesco.org/isis/files/weblis.zip
Download WEBLIS now!
Download WEBLIS manuals (English)
Download WWW-ISIS reference manuals (English Selengkapnya)

Mangrove Langka Ditemukan di Lembata

Mangrove Langka Ditemukan di Lembata
Senin, 2 November 2009


STUDI base line ekologi yang diprakarsai WWF Lembata menemukan 16 jenis mangrove. Salah satu jenisnya (ceriops decandra) merupakan satu dari 14 jenis mangrove langka di Indonesia. Tumbuhan pantai jenis ini banyak ditemukan di Lembata.
Demikian diungkapkan Site Manajer WWF Solor-Alor-Lembata (Solar), Ayi Hidayat Adisastra, ketika mempresentasikan hasil studi base line ekologi Kabupaten Lembata kepada anggota Bappeda Lembata, DPRD, Dinas Perikanan dan lembaga terkait di Lewoleba, Jumat (30/10/2009) siang.
Penelitian lapangan dilaksanakan bulan Agustus 2009 melibatkan Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Jakarta, Undana Kupang, tim peneliti WWF Indonesia Solor-Alor Project, Dinas Kelautan dan Perikanan Lembata dan Polres Lembata.
Ayi menyatakan, penelitian base line mendukung pembentukan kawasan konservasi laut di Lembata. Perairan Lembata umumnya memiliki aneka ragam sumber daya laut dengan ekosistim menarik, seperti mangrove, padang lamun dan terumbu karang. Potensi ini bila dikelola dengan baik akan mendukung pemanfaatan sumber daya hayati dan terumbu karang berkembang maksimal di wilayah tropis.
Pengamatan ekosistim terumbu karang, ikan dan padang lamun menggunakan kapal konservasi KM Koteklema milik WWF Solor dilakukan pada delapan titik, yakni Desa Babokerong, Pasir Putih, Tanjung Komi, Tanjung Madu, Tanjung Baja, Kecamatan Ile Ape, Tanjung Tuak dan Gunung Batutara.
Profil dasar pantai Kabupaten Lembata, demikian Ayi, terdiri atas rataan terumbu karang (lebar 100-300 meter dari garis pantai dan lereng dengan kemiringan 300-800 meter. Tim peneliti menemukan beberapa koloni karang masih dapat berkembang di sekitar lereng sampai kedalaman 25 meter.
Dari semua lokasi yang diamati itu, bagian pantai rusak akibat bom ikan. Aktivitas ini mengakibatkan menipisnya terumbu karang yang tersisa dan tampak bongkahan karang berupa 'patches' berdiameter 1-2 meter sampai pada kedalaman 10 meter. Faktor fisik juga diduga mengontrol komunitas karang. Letaknya di lautan terbuka Samudera Hindia, aktivitas manusia menggunakan bahan peledak dan bahan kimia beracun menangkap ikan berperan mengontrol komunitas karang batu. Tim peneliti menemukan karang mati akibat pemboman dan sianida.
Persentase tutup karang hidup bervariasi dari ketegori rusak sampai baik. Lembata termasuk ketegori baik (kurang (1-70 persen). Namun di beberapa lokasi ditemukan tak ada bongkahan atau karang mati yang ditumbuhi algae, tetapi hancur berupa patahan karang yang merata di kedalaman 3-15 meter. Kondisi ini mengakibatkan ikan-ikan karang susah mencari tempat tinggal. Spot-spot karang umumnya hanya sampai kedalaman 7-8 meter, setelah itu pasir dan pecahan karang mati.
Tim peneliti berasumsi, jika areal terumbu karang yang ada sekarang di Lembata tidak dikelola dengan baik, beberapa puluh tahun mendatang tidak akan produktif lagi. Komunitas karang hidup menjadi rusak digantikan hamparan pecahan karang (rubble) dan pecahan atau fragmen yang telah mati diselimuti alga.
Sementara penelitian mangrove diadakan di sembilan lokasi, yakni Desa Pasir Putih, Kelurahan Lewoleba Utara, Desa Pada, Lewoleba Timur, Desa Beutaran, Laranwutun, Kolontobo dan Desa Palilon. Hasil sampling mangrove ditemukan 16 jenis mangrove. Dari 16 jenis itu salah satu dari 14 jenis langkah di Indonesia ada di Lembata. Hutan mangrove menempati peranan unik tak dapat digantikan ekosistim lainnya sebagai mata rantai perputaran zat hara yang penting bagi organisme akuatik. (ius)
Pos Kupang, 1 November 2009

Analisis Prekursor Bahan dan Hasil Degradasi Senjata Kimia dalam Matriks Organik secara Kromatografi

Analisis Prekursor Bahan dan Hasil Degradasi Senjata Kimia dalam Matriks Organik secara Kromatografi

Dalam tahun 2007 ini telah dilakukan kegiatan analisis precursor, bahan dan hasil degradasi senjata kimia dalam matriks organik secara kromatografi. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari 2 kelompok yaitu analisis contoh sintetis dengan matriks organik dan mengikuti uji profisiensi senjata kimia OPCW yang ke 21.
1. Hasil dari kelompok kegiatan analisis contoh sintetis dalam matriks organik menunjukkan bahwa :
o Recovery /keakuratan dari penggunaan SPE dan metoda preparasi contoh lainnya hasilnya rendah dan tidak reproducible / teliti yaitu antara 30-80 %. Ketidak akurat dan ketidak telitian hasil tersebut disebabkan kemungkinan juga oleh antara lain belum optimumnya alat GCMS Shimadzu yang baru dipunyai.
o Untuk mengikuti uji profisiensi selanjutnya, sebaiknya yang dipakai adalah metoda injeksi langsung (tanpa preparasi). Hal ini untuk menghindari hilangnya senyawa spiking chemicals (keakuratan yang rendah) yang harus dilaporkan.
2. Hasil kegiatan mengikuti uji profisiensi senjata kimia pada PT 21 hanya mendapat nilai D. Nilai yang tidak diharapkan ini disebabkan antara lain karena:
o Teknik pendukung hasil dari GCMS (metoda utama) yang masih lemah yaitu tehnik LCMS, NMR dan belum adanya SDM yang memadai untuk mensintesa senyawa standar).
o Kurang dukungan dari instansi , sehingga SDM tidak fokus bekerja pada satu kegiatan penelitian saja.
o Dana yang tak mencukupi.
Penulis : Prof. Dra. Sri Sumartini, M.S.

30 Oktober, 2009

Fenomena Evolusi Klasik dalam Tabung Reaksi


Fenomena Evolusi Klasik dalam Tabung Reaksi

darwinfinch08rjksm1Sekelompok peneliti dari The Scripps Research Institute telah merancang permodelan mikroskopik yang menyerupai Kepulauan Galapagos. Tabung-tabung reaksi mereka menampung ekosistem buatan di mana molekul-molekul berevolusi menjadi berbagai macam relung; mirip dengan burung-burung Finch yang diceritakan Charles Darwin 150 tahun silam dalam bukunya yang terkenal, The Origin of Species.

Ekosistem mikroskopik tersebut mengalami beragam fenomena evolusi, di antaranya teorisurvival of the fittest yang menunjukkan bahwa dalam memperebutkan sumber daya alam yang terbatas, hanya individu paling kuatlah yang akan bertahan. Di sisi lain, jika terdapat berbagai sumber daya alam, individu-individu tersebut akan berdiferensiasi dan terspesialisasi menjadi relung-relung dengan ciri khas ekosistem yang berbeda.
Eksperimen yang dipimpin oleh Sarah Voytek, Ph.D. ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap teori evolusi Darwin. Beliau menggunakan molekul untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan hewan. Perubahanstruktur molekul dan evolusi yang terjadi di dalam masing-masing ekosistem buatan dapat dilihat hasilnya hanya dalam hitungan hari.

Dalam perjalanannya menaiki HMS Beagle, Darwin mengumpulkan dan mempelajari berbagai spesies burung Finch dari beberapa pulau di Kepulauan Galapagos. Burung-burung tersebut memiliki bentuk paruh yang beraneka rupa; sebagian tebal dan kuat, sedangkan yang lain tipis dan lembut. Darwin menemukan bahwa perbedaan itu ternyata dipicu oleh adaptasi mereka terhadap berbagai bentuk biji-bijian yang mereka konsumsi sehari-hari. Semakin besar biji yang harus mereka pecah, semakin besar dan kuat pula bentuk paruhnya. Darwin menduga burung-burung tersebut berasal dari nenek moyang yang sama, namun seiring dengan berjalannya waktu, mereka terpisah menjadi spesies-spesies yang berbeda. Hal inilah yang melandasi teori klasiknya berjudul Niche Partitioning atau pembagian relung, yaitu dua spesies yang hidup dengan sumber daya alam yang sama akan berdiferensiasi menjadi dua spesies berbeda sehingga mereka dapat menggunakan sumber daya yang berbeda pula.
Selama beberapa tahun, Gerald Joyce, M.D., Ph.D. selaku pembimbing riset Voytek, telah bereksperimen dengan sejenis molekul RNA enzimatik yang dapat berevolusi secara kontinu di dalam tabung reaksi. Basis dari evolusi ini adalah kemungkinan terjadinya mutasi setiap kali molekul tersebut bereplikasi. Bahkan, kemungkinannya terhitung minimal satu kali per siklus replikasi sehingga karakteristik populasinya semakin lama akan semakin beragam.
Dua tahun silam, Voytek berhasil menemukan molekul RNA enzimatik lainnya dengan kemampuan evolusi yang sama. Dengan demikian, ia dapat menggabungkan RNA temuan Joyce dengan RNA temuannya sendiri untuk berkompetisi dalam ajang evolusi selayaknya dua spesies di Kepulauan Galapagos. Limit yang diberikan untuk memicu peristiwa tersebut adalah sumber ‘makanan’ berupa molekul esensial yang dibutuhkan masing-masing RNA untuk bereplikasi. RNA yang berhasil melekat dengan molekul tersebut akan bereplikasi, dan dalam siklus tersebut mereka akan bermutasi menjadi strain-strain RNA dengan sifat-sifat yang lebih kuat.
Dalam riset mereka, Voytek dan Joyce melakukan dua set eksperimen. Pertama, mereka mengadu kedua molekul RNA untuk memperebutkan satu sumber makanan. Hasilnya, hanya salah satu molekul RNA yang bisa bertahan hidup sementara yang lainnya perlahan ‘punah’. Percobaan kedua menempatkan kedua molekul RNA dalam lingkungan berisi 5 macam sumber makanan yang asing bagi mereka. Pada awalnya, tiap RNA mampu menguraikan kelimanya, namun belum secara sempurna. Setelah ratusan generasi selanjutnya, masing-masing RNA berubah menjadi dua jenis molekul independen dengan kebutuhan makanan yang berbeda satu sama lain. Mereka hanya menggunakan sumber makanan pilihan mereka, dan menghindari sama sekali sumber makanan lainnya.
Dalam proses kedua tersebut, masing-masing molekul mengalami diferensiasi yang khas. Satu molekul RNA mengurai makanan seratus kali lebih cepat, sementara molekul RNA lainnya menghasilkan replika tiga kali lebih banyak. Keseluruhan hasil eksperimen tersebut merupakan contoh nyata teori evolusi klasik dalam mempertahkan hidup. Ditulis oleh Rahmi Yusuf

Fenomena Kimia Pada Telur Dan Ubi



Prospek Tokek


BUDIDAYA TOKEK


Ada beberapa cara budidaya tokek ini, tergantung modal yang kita miliki. Kalau modal kita hanya cukup membeli bamboo untuk tempat persembunyian tokek maka bamboo yang telah kita beri lubang tersebut kita masukkan anak tokek yang masih kecil kemudian kita simpan di atas pohon dan biarkan ia memakan serangga yang hinggap di pohon. Resikonya agak sulit di tangkap jika telah besar dan mungkin tokeknya bisa kabur atau diambil orang lain dengan cara dipancing bila dibandingkan dengan tokek yang kita letakkan di dalam rumah-rumahan kawat ram di kebun-kebun atau di tengah-tengah sawah. Cara ini masih konseptual lho karena penulis sendiri belum pernah melakukan budidayanya.

29 Oktober, 2009

Tengkurap atau Telentang?


Salju


Waspadai Histamin pada Ikan

Daya tarik Nata de coco, Produk Kaya Serat

industri-nata-de-coco

Cerpen : Catatan Harian Natrium

Pembuatan Larutan dan Bahan Baku Primer

a) Pembuatan larutan :
~ Larutan titer Ce(IV) sulfat 0.1 N dibuat dengan cara ditimbang 5 gram serium (IV) ammonium nitrat dalam piala gelas. Kemudian ditambahkan H2SO4 pekat sebanyak 31 ml, dan dicampurkan. Lalu dibubuhi air dengan hati-hati tiap kali 20 ml, hingga larutan sempurna. Kemudian ditutup dan dibiarkan 1 malam. Lalu disaring dengan cawan kaca masir berpori halus, diencerkan saringan dengan air secukupnya hingga volume larutan mencapai 1 liter dan dicampurkan.

Kompres Panas dan Kompres Dingin

kompres-esKetika kaki atlete terkilir dalam sebuah latihan olahraga, seseorang segera pergi ke apotik untuk membeli sesuatu yang disebut Cold Pack. Mereka memijit kemudian mengocok isinya dan dalam sekejap menjadi dingin sekali untuk mengompresnya. Apa yang ada di dalam kemasan itu sehingga dapat melakukan kompres dingin dengan cepat?

Bunga kenop sebagai tanaman herbal


Bunga kenop adalah tanaman tahunan dengan tinggi 60 cm atau lebih, dan berambut pirang. Bunga kenop terkadang ditanam sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup memperoleh sinar matahari di lebih atau kurang up hingga 1400 m di atas permukaan laut. Batang kemerahan-hijau, berbulu dan sampai segmen percabangan. Daun duduk berhadapan, memiliki pegangan, bentuk daun bulat telur sampai bagian belakang kapal, dengan panjang 5-10 cm dan lebar 2-5 cm, ujung runcing warna hijau berbulu di bagian atas kasar dan halus pada bagian bawah dengan warna rambut putih. Tombol berbentuk bunga, dengan warna merah keungu-unguan, seperti bola. Dan ada juga putih.

Sifat kimia dan farmakolog:

Netral atau memiliki rasa manis. Bunga kenop bergizi sebagai anti-batuk, sesak berat, pengobatan peradangan.

Tujuan:

1. Bronkial asma, radang akut saluran nafas dan kronis.
2. Batuk rejan (pertusis).
3. Sakit mata, sakit kepala.
4. Panas oada anak, mengalami mimpi buruk.
5. Disentri

Cara menggunakan:

9-15 gr bunga yang diperlukan untuk menghentikan pengobatan. Untuk pengobatan luar digunakan bunga kenop yang masih segar dan digunakan pada orang sakit. Sementara pada saat yang luka atau sakit, bunga kenop direbus air dan digunakan sebagai sapuan untuk luka itu. Untuk penyakit lain, seperti:

  1. Asma bronkial: 10 kuntum bunga direbus dengan air dan menambahkan anggur kuning. Teratur minum 3 kali sehari.
  2. Buang air kencing tidak lancar: 3-10 gr bunga direbus dengan air dan kemudian minum.
  3. Panas pada anak (gangguan liver): 7-14 kuntum bunga segar direbus dengan air dan kemudian minum.
  4. Disentri: 10 kuntum bunga segar direbus dan ditambahkan dengan anggur kuning dan kemudian minum.
  5. Bronkitis Chronis: pertama untuk dibuat menjadi obat jarum, yang disuntikkan di tempat yang sakit. 10% orang akan merasa kering di tenggorokan yang bersifat sementara.

Alang -alang sebagai Tanaman Herbal


Secara umum, alang alang dipandang mata sebagai tanaman yang tidak terpakai atau termasuk semak belukar namun sebenarnya alang alang mempunyai properti dan penggunaan lainnya.

Dalam jangka menengah tumbuh dalam medium hingga ketinggian 2700 m dpl, di daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; di tanah dengan aerasi yang baik; di daerah yang membuka keluar; tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; mantan daerah terbakar; sebagai rumput liar di lapangan, taman dan perkebunan. Tanaman, hal ini dapat mempengaruhi tanaman lain mengolah, karena kebutuhan Natrium yang relatif tinggi. Perkalian: kalikan dengan sendirinya. Setiap kali Rimpang dipanen dari tanaman yang telah dimasak. Rimpang yang baik berwarna pucat, rasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menyebabkan penurunan pH tanah. Jumlah penurunan pH dan hambatan terhadap proses nitrification menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang.

Menambah tinggi badan

Tips Menambah tinggi badan

tinggi badan

Kalau Anda merasa minder dengan tinggi badan yang tidak sesuai harapan, atau Anda ingin memiliki tinggi badan tertentu karena menginginkan dapat bekerja di bidang yang diidamkan. Sebenarnya faktor keturunan berpengaruh terhadap Tinggi badan seseorang.

Namun kita masih dapat mengupayakan dengan berbagai cara untuk menambah tinggi badan, terutama jika usia masih muda. Atau mungkin saja anda ingin anak atau keturunan kelak bisa melebihi tinggi bandan orang tuanya. Berikut ini tips sederhana meningkatkan tinggi badan :

  • Berikan kecukupan gizi sejak usia dini. Terutama rutin minum susu yang mengandung calcium dan zat besi.
  • Makan makanan dengan cukup Vitamin.
  • Sering menjalani olah raga seperti bola basket, renang, atau bulu tangkis akan merangsang panjang tulang.
  • Perbanyak atifitas berdiri dan berjalan tegak.
  • Istirahat yang cukup. Tidur minimal 8 jam sehari.
  • Hindarilah stress dan makan teratur, karena stress dapat mengakibatkan berkurangnya horomon pertumbuhan.

Kebiasaan Yang Perlu Diubah Agar Kulit Tetap Cantik

Kebiasaan Yang Perlu Diubah Agar Kulit Tetap Cantik

Tahukah Anda, bahwa kerutan, kantung mata, dan kulit kemerahan tak hanya disebabkan oleh matahari atau genetik? Hal-hal kecil yang Anda lakukan setiap harinya bisa jadi penyebab itu semua. Untuk mendapatkan kulit yang cantik dan bagus, mungkin hanya perlu mengubah kegiatan-kegiatan kecil sehari-hari Anda saja.

Berikut tips yang diberikan oleh Mary P. Lupo, MD, dermatologis dari New Orleans, Amerika:


1. Kebiasaan mengeksfoliasi kulit wajah dengan butiran-butiran (scrubs)
dari bahan-bahan yang keras bisa merusak kulit. Terkadang ada beberapa produsen produk kecantikan memiliki eksfoliator dari benda-benda seperti kerang yang dihaluskan, kacang, atau biji-bijian. Sayangnya, benda-benda tersebut terkadang masih memiliki sudut-sudut yang tajam, dan tak jarang melukai kulit.

Sebaiknya ganti dengan scrub yang kecil dan bundar. David Bank, MD, dermatologis dari Mt. Kisco, New York mengatakan, jika Anda memiliki kulit wajah yang sensitif, coba gunakan eksfoliator dari baking soda. Cukup campurkan baking soda secukupnya dengan air hingga menjadi pasta. Lalu, gunakan sebagai scr
ub.

2. Kebiasaan mandi atau berendam dengan air hangat/panas terlalu lama bisa mengikis kulit. Terlalu lama mandi dengan air panas bisa membuat lapisan lipid (pengikat sel kulit yang membuatnya tetap lembab) jadi terkikis. Memang, beberapa jam kemudian lipid akan terbentuk kembali, namun selama proses tersebut, kelembaban tubuh terhilang dalam jumlah yang cukup banyak. Belum lagi jika air memiliki kandungan klorin yang bisa membuat kulit kering dan teriritasi. Jika memang harus mandi dengan air panas, usahakan tak lebih dari 10 menit, demi menjaga agar kulit tetap segar dan lembab.

3. Cek rutin ke dokter mata. Gerakan otot yang berulang, seperti mengernyit, bisa menyebabkan kerutan atau garis halus sementara (di antara alis dan di bagian luar mata) menjadi permanen. Kebanyakan wanita tak menyadari bahwa mereka harus memeriksakan mata mereka secara rutin, setidaknya dua tahun sekali. Apalagi ketika mereka mulai menyadari bahwa mereka mengalami kesulitan penglihatan, tanpa sadar kita akan mengernyit, hingga menghasilkan kerutan. Entah Anda mulai merasa ada yang salah dengan penglihatan atau tidak, mata Anda sebaiknya rutin diperiksa. Jangan malu pula untuk mengenakan kacamata hitam ketika berada di luar ruangan di siang hari. Selain untuk menghindari kerutan, juga untuk mencegah katarak yang bisa terjadi akibat terkena paparan sinar matahari langsung dan sering.

4. Kebiasaan menata rambut usai mencuci wajah di pagi hari? Sebaiknya ubah kebiasaan ini. Mengapa? Karena secara tak disadari, produk-produk penata rambut bisa tersangkut di anak-anak rambut, yang ada di sekitar wajah. Ujung-ujungnya, akan ada jerawat-jerawat di sekitar anak rambut dan pori-pori tersumbat akibat produk-produk penata rambut. Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah, jika Anda sudah keramas di malam hari, tatalah rambut di pagi hari. Lakukan penataan rambut dulu, lalu bersihkan wajah Anda. Jika hal ini merepotkan, Anda bisa membersihkan wajah usai penataan rambut dengan tisu basah khusus wajah atau untuk bayi sebelum menggunakan make-up.

5. Tidur menyamping. Jika Anda seperti kebanyakan orang yang terbangun karena alarm, tapi tak langsung beraktivitas, kemungkinan terbesar Anda masih menempelkan wajah di bantal sebentar. Gravitasi bisa menyebabkan cairan mengumpul di bagian bawah mata, menyebabkan bawah mata bengkak. Ketika ini terjadi setiap hari, maka akan terjadi kantung mata.

Mereka yang tidur menyamping juga cenderung memiliki kerutan. Garis-garis akibat seprai yang tertinggal di wajah, jika terjadi setiap hari akan menjadi permanen. Karena lipatan atau kerutan yang terjadi setiap hari dan terus-menerus menyebabkan kolagen rusak. Ada baiknya Anda mencoba melatih diri untuk tidur telentang. Boleh coba dengan tidur menggunakan bantal travel yang bentuknya mirip tapal kuda. Atau, letakkan bantal kecil di bagian bawah lutut. Ini akan memberikan tulang punggung Anda sokongan netral dan membuat Anda tak ingin membalikkan tubuh. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengganti seprai dengan seprai sutera yang jarang menggumpal, sehingga tak akan meninggalkan guratan pada wajah.

Sumber ; Kompas.Com

Hati-Hati Terhipnotis Ice Cream

Hati-Hati Terhipnotis Ice Cream !

Saat melihat papan reklame iklan es krim di pinggir jalan ketika perut kosong, membuat Anda ingin segera menyantap makanan lezat tersebut? Jika iya jawabannya, Anda mungkin telah terhipnotis. Lho?

Sebuah penelitian yang dilakukan UT Southwestern Medical Center, Amerika Serikat menemukan bahwa lemak dari beberapa makanan seperti burger dan es krim dapat mempengaruhi otak
Pada dasarnya, manusia akan berhenti makan ketika ia sudah merasa cukup. Namun jika memakan sesuatu yang enak, maka sulit untuk berhenti hingga perut sudah tidak mampu lagi menampungnya. Hal ini dikarenakan molekul lemak tersebut memicu otak untuk mengirim pesan ke sel-sel tubuh untuk mengabaikan sinyal hormon penekan selera makan. Hormon-hormon yang ditekan tersebut adalah leptin dan insulin.

Penelitian dilakukan kepada tikus percobaan dengan memberikan mereka berbagai injeksi lemak langsung ke otak, tiga kali sehari. Hasil yang spesifik terhadap para tikus percobaan. Para peneliti juga menemukan jenis lemak tertentu di daging sapi,mentega, keju, dan susu yang dapat 'menghipnotis' otak Anda agar tidak berhenti makan.

Sumber ; DetikHot.com

27 Oktober, 2009

Fosil Bayi Mammoth Mengandung Susu dan Feses

Fosil Bayi Mammoth Mengandung Susu dan Feses

KOMPAS.com — Penemuan fosil bayi mammoth yang nyaris utuh di bawah lapisan es dekat Kutub Utara masih menyisakan kejutan baru. Analisis terakhir yang dilakukan menemukan residu susu dan feses di dalam ususnya.

Baik susu maupun feses tersebut mungkin berasal dari induk bayi mammoth yang diberi nama Lyuba oleh para ilmuwan itu. Feses mungkin diberikan induknya agar bayi mammoth memperoleh bakteri baik yang berguna dalam sistem pencernaannya. Kebiasaan ini umum dilakukan anakan hewan pemakan tumbuh-tumbuhan saat ini.

Selain susu dan feses, para ilmuwan yang menelitinya juga memastikan bahwa tumpukan lemak yang tebal ditemukan di belakang leher Lyuba. Pada hewan-hewan mamalia tertentu, punuk berlemak bermanfaat menghasilkan panas tubuh yang dibutuhkan selama beberapa bulan sejak kelahiran.

"Residu susu yang ditemukan pada analisis terakhir, ditambah punuk yang berlemak di belakang lehernya, mengindikasikan bahwa bayi mammoth ini sehat dan mendapat asupan makanan cukup," ujar Daniel Fisher, salah satu ilmuwan dari Universitas Michigan yang menelitinya.

Menurutnya, Lyuba merupakan fosil pertama yang mati dalam kondisi utuh dan sehat. Sebelumnya, para ilmuwan menemukan sejumlah fosil mammoth, tetapi tidak lengkap atau diperkirakan mati karena kelaparan.

Penemuan tersebut akan membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut makanan dan perilaku mammoth. Analisis tambahan terhadap gigi dan bagian tubuh lainnya juga akan mengungkap penyebab punahnya mammoth sekitar 10.000 tahun lalu.

Lyuba diperkirakan mati 40.000 tahun lalu karena terperosok lumpur di dekat sungai. Fosilnya ditemukan dua tahun lalu di Siberia, Rusia.

Goa Raksasa

Goa Raksasa di Vietnam Mungkin Terbesar di Dunia
Gua Hang Son Doong di Vietnam mungkin tercatat sebagai gua terbesar di dunia saat ini.

HANOI, KOMPAS.com — Sebuah goa di dalam Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Vietnam, digadang-gadang sebagai goa terbesar di dunia. Betapa tidak, lebar rongganya mencapai 150 meter dan tingginya 200 meter.

"Goa tersebut panjangnya 6,5 kilometer saat ini, tetapi ujung rongganya masih berlanjut dengan dinding kalsit setinggi 45 meter yang menghentikan langkah kami," ujar Adam Spillane, salah satu anggota tim ekspedisi dari Inggris yang menelusuri goa tersebut.

Goa yang diberi nama Hang Son Doong atau berarti goa sungai pegunungan itu ditemukan pertama kali oleh penjaga hutan bernama Ho Khanh pada 1991. Namun, tak seorang pun yang pernah menelusurinya karena besarnya dan tekanan angin yang tinggi karena adanya sungai bawah tanah yang sangat besar.

Sebanyak 13 orang gabungan penjelajah dari Universitas Sains Vietnam dan penjelajah Inggris akhirnya menggelar Caving Expedition 2009 masuk ke dalam goa. Mereka menghabiskan waktu lima hari pada pertengahan April untuk menyurvei jalur goa.

Dengan membawa alat ukur berbasis LaserRace 300, tim dapat mengukur tinggi langit-langit dan lebar rongga di sepanjang perjalanan dengan harapan dapat membuat petanya. Saat ini datanya masih dianalisis.

Namun, hasil laporan awal menunjukkan, besar rongga utamanya mencapai dua kali lipat rekor goa terbesar saat ini. Jadi, Hang Son Doong mungkin goa terbesar yang ada di dunia saat ini.

Laba-laba Vegetarian

Ini Dia Laba-laba Vegetarian Pertama di Dunia
Lab-laba Bagheera kiplingi yang hidup di Meksiko dan Kosta Rika merupakan laba-laba vegetarian pertama di dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir semua spesies laba-laba merupakan jenis predator yang memangsa hewan lainnya, dari serangga sampai burung. Di antara lebih dari 40.000 spesies laba-laba yang ada di dunia, laba-laba yang baru ditemukan ini mungkin jenis pertama diketahui makan tumbuh-tumbuhan.

Hewan berkaki delapan yang diberi nama Bagheera kiplingi itu, hidup di Amerika Tengah khususnya Meksiko dan Costa Rika. Laba-laba vegetarian yang besar tubuhnya hanya seukuran kuku orang dewasa itu memangsa ujung daun akasia.

"Ini benar-benar laba-laba pertama yang diketahui memangsa tumbuh-tumbuhan. Ia juga laba-laba pertama yang diketahu menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai mangsa pokoknya," ujar Christopher Meehan dari Universitas Villanova, Pennsylvania, AS yang melaporkan penelitian tersebut bersama peneliti lainnya dalam jurnal Current Biology edisi teranyar. Ia mengatakan hampir semua buku teks laba-laba tak ada yang pernah menyatakan ada laba-laba pemakan tumbuh-tumbuhan.

Dalam memperoleh sumber makanan ia cukup dibantu peran semut penjaga yang hidupnya juga di pohon akasia. Pasalnya dengan semut yang menguasai akasia, tidak ada herbivora lainnya yang berani mendekat. Namun, karena semut juga makan ujung daun, selain nektar, laba-laba harus melakukan strategi khusus.

Saat berburu mangsa, laba-laba tersebut harus menghindari smeut penjaga dengan memanfaatkan jaringnya untuk bergerak naik turun. Laba-laba juga membangun sarangnya di pangkal daun akasia tua yang jarang sekali dilalui semut.

Selain memangsa ujung daun, laba-laba tersebut sebenarnya masih memangsa lainnya seperti larva semut dan nektar. Saat memengsa semut mereka akan berpura-pura menjadi semut dengan melakukan gerakan zig-zag.

Meski demikian, pengamatan yang dilakukan menggunakan rekaman video dan analisis kimia menunjukkan laba-laba tersebut tetap mendapatkan sebagian besar makanan dari tumbuhan. Populasi di Meksiko memperoleh 90 persen makanan dari jaringan tumbuhan dan sisanya larva semut, nektar, dan lainnya. Sementara populasi di Kosta Rika memperoleh 60 persen makanan dari daun akasia.