20 Oktober, 2010

Jenis-jenis Cat

Ada berbagai nama atau istilah cat yang ada di pasaran, antara lain :
cat waterbase : cat yang berbahan dasar air sehingga untuk melarutkannya hanya membutuhkan air. Cat dengan bahan dasar air tidak menghasilkan efek kimia yang tinggi dalam larutan cat sehingga cat ini ramah lingkungan. contoh cat, cat tembok, cat genteng, cat lukis, dll.

cat solvenbase : jika waterbase dapat dilarutkan dengan air, maka cat solbenbase dapat dilarutkan dengan sejenis minyak/tiner. Cat ini dikategorikan sebagai cat yang tidak ramah lingkungan karena dapat mengganggu kesehatan pernafasan manusia. karena itulah pemakaian minyak dalam cat diminimalkan. Karena berbahaya, produsen cat bangunan untuk hunian tidak lagi memproduksi cat jenis ini, dan cat ini hanya diaplikasikan sebagai cat untuk keperluan industri, otomotif, dan furniture.

cat mebel
: sesuai namanya cat ini memang diperuntukan untuk mebel atau furniture. Jenis cat ini juga bermacam-macam tergantung bahan pembuat furniture apakah terbuat dari kayu, besi, plastik. Aplikasi cat ini dilakukan dengan kuas atau semprot.

cat auto re-finish : cat auto re-finish atau cat mobil, adalah cat yang digunakan untuk mengecat mobil setelah cat dasar ataupun cat pertama mengering. Untuk pengeringan cat pertama berbeda dengan cat tembok pada umumnya. Pengeringan dilakukan dengan pengeringan bersuhu tinggi (sistem oven) guna memperoleh kualitas yang sempurna.

cat industri : yang termasuk dalam cat industri adalah cat yang digunakan sebagai bahan pewarna (bahan baku) produksi barang-barang industri seperti tekstil, kertas, ataupun plastik. Bentuk cat ini bisa berbentuk serbuk ataupun pastel.

coating
: coating atau protective coating adalah cat yang berfungsi sebagai pelindung atau pelapis. Fungsinya antara lain sebagai pelindung dari goresan, anti asam, dan anti kadar garam yang tinggi. Cat ini diaplikasikan sebagai cat kapal komersil, kapal selam, dan kapal pesiar yang bersinggungan dengan air laut.

cat otomotif
: berbeda dengan cat auto re-finish yang diaplikasikan ke body kendaraan, cat ini diperuntukan untuk mengecat seluruh bagian onderdil kendaraan sepertti knalpot, mesin, hingga bingkai spion. Pelarut yang digunakan berdaya kering tinggi sehingga mengahasilkan daya lekat cat yang kuat. pengeringan cat dilakukan dengan sistem oven.

cat sintetis
: adalah jenis cat besi yang paling umum dan sering ditemui di pasaran.

cat alumunium : adalah cat yang memberikan efek kilau keperak-perakan menyerupai alumunium. cat ini menggunakan bahan sintetis resin yang mudah mengering

cat epoxy
: adalah cat yang berkualitas lebih baik ketimbang cat sintetis. memiliki kekuatan melindungi yang lebih baik.

cat duco : cat yang digunakan untuk mengecat mobil dengan sistem semprot bertekanan tinggi.

cat efek : cat yang menghasilkan tampilan yang berbeda-beda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Untuk kebaikan blog ini komentar anda aku tunggu